Assalamu'alaikum kawan,,apa kabarnya?maaf baru bisa posting lagi,dikarenakan kesibukan dunia. Kali ini aku coba share info tentang ''apa sebab printer blinking ?''. Pasti sudah pada tahu atau pernah mengalami yang namamya kasus printer blinking atau ngblink?... Memang didalam dunia printer sering kali terjadi lampu kedap-kedip bergantian,ada berbagai macam jenis kerusakan blinking pada printer. Diantaranya jika print tersebut sudah dipakai melebihi dari batas maximal lembar pengeprintnan yang disediakan oleh pabrik atau disebut juga waste ink pad (sampah penuh). Didalam print itu sendiri ada 2 macam sampah yaitu sampah hardware dan sampah software, sampah hardware adalah semacam pembuangan tinta cleaning dan sampah software adalah semacam sampah file memori yang tercetak saat kita melakukan perintah pada printer. Nah yang akan aku coba share adalah sampah software,kesal memang jika kita ngeprint tiba2 muncul dimonitor ''absorber ink full/printer eror se your documentation.... Biasanya kejadian seperti ini disebabkan karena memori penyimpanan sampah diprint yang kita miliki sudah penuh alias full. Maka saklar otomatis printer berjalan untuk menghandle perintah dari CPU komputer otomatis printer gak mau jalan. Agar bisa jalan lagi kita harus membersihkan dulu sampah memori dalam printer dengan cara meresetnya. Contoh : seperti postingan yang terdahulu ''cara reset canon ip2770 eror 5B00'' dengan cara ini printer bisa kembali normal seperti semula...
Semoga bermanfaat...
Selengkapnya...
Jumat, 08 Juli 2011
Sebab Sebab Printer Blinking
Label: Info Musik, Printing
Diposting oleh Unknown di 8.7.11 0 komentar
Sabtu, 28 Mei 2011
Mereset Printer Canon IP1000
Ketika saya akan mengeprint hasil pekerjaan saya tiba-tiba muncul pesan Waste Ink Absorber Full, tentu saja saya bingung akan tetapi setelah searching di Google maka saya dapat menarik kesimpulan bahwa printer saya Canon IP1000 perlu di reset.
Printer memang suatu saat perlu untuk di reset dan untuk meresetnya berikut caranya.
Reset Hardware :
1. Lepas kabel power printer dan kabel usb printer.
2. Buka penutup depan printer kemudian tekan terus tombol power.
3. Tancapkan lagi kabel power printer.
4. Tutup penutup depan printer dan kemudian lepas tombol power.
Kemudian berlanjut ke langkah berikut ini menggunakan bantuan software untuk mereset software :
1. Tancapkan kabel usb printer.
2. Hidupkan printer.
3. Eksekusi software kemudian pilih usb port printer.
4. Kemudian pilih pada EEPROM CLEAR.
5. Sediakan kertas kosong untuk test print. Lalu Klik tombol TEST PATTERN 1.
Berikut ini juga metode yang bisa anda pakai untuk mereset hardware printer canon IP1000 :
1. Lepaskan Kabel POWER.
2. Tekan dan Tahan tombol POWER.
3. Tancapkan kabel POWER.
4. Lepaskan tombol POWER
5. Nyalakan printer anda seperti biasa.
6. Kemudian lanjutkan dengan mereset dengan bantuan software (lihat cara mereset dengan bantuan software di atas).
untuk yang belum punya software reset canon ip1000 bisa download dibawah ini
download here
Semoga bermafaat... Selengkapnya...
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 28.5.11 0 komentar
Minggu, 08 Mei 2011
Software Penghemat Tinta Printer
Selanjutnya ane mau share software yang berfungsi untuk menghemat tinta printer yaitu Printer InkSaver 2.0 atau InkSaver 2.0 merupakan software yang dipercaya dapat mengatur kinerja printer anda agar lebih terkendali dan menjadi lebih hemat.
Buat kalian yang belum punya software ini bisa langsung dicoba. Terlebih untuk kalian yang sering sekali ngprint, cocok sekali karna bisa menghemat pengeluaran uang banyak untuk membeli tinta. Aku sendiri sudah memakainya dan hasilnya lumayan, dan aku bisa menghemat walaupun sedikit he...he...he...
Silahkan didownload yang memang pengen nyoba software ini.
Download | Printer InkSaver 2.0 iNCL Keygen - (3 MB)
Keygen Only InkSaver 2.0
Keygen Only InkSaver 2.0-1
Selengkapnya...
Diposting oleh Unknown di 8.5.11 0 komentar
Sabtu, 30 April 2011
Tips Membeli Mesin Scanner
Mencari scanner yang tepat bisa menjadi tantangan. Kebanyakan dapat memindai apa saja, tetapi mereka datang dalam berbagai jenis dan ukuran yang fine-tuned untuk tujuan yang berbeda. Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan kunci untuk meminta untuk membantu memastikan Anda memilih kanan atau scanner-scanner-untuk kebutuhan anda.
Apa yang Anda Perlu Scan?
Mengetahui apa yang Anda harapkan untuk memindai dan seberapa sering Anda harapkan untuk memindai ini akan memberitahu Anda segala sesuatu yang perlu Anda ketahui tentang fitur yang akan Anda butuhkan. Dua pilihan yang paling umum adalah foto dan dokumen (sebagai halaman terikat), tetapi ada kemungkinan lain juga-buku, kartu nama, film (slide dan negatif), majalah, dan asli mudah rusak seperti perangko semua cukup umum. Agak kurang umum adalah objek 3D seperti koin atau bunga. Juga mempertimbangkan rincian seperti ukuran maksimum asli dan apakah Anda akan perlu untuk memindai kedua sisi halaman dokumen.
Apakah Anda Membutuhkan Flatbed?
Untuk foto atau asli mudah rusak lainnya, materi terikat, dan objek 3D, Anda memerlukan flatbed. Asli seperti foto dan perangko dapat pergi melalui feeder lembar, tapi Anda berisiko merusak mereka. Jika Anda perlu memindai semacam ini hanya asli jarang, Anda mungkin dapat membuat hubungannya dengan scanner sheetfed yang datang dengan pembawa plastik untuk melindungi asli. Perlu diingat, bahwa bahkan merek baru, carrier plastik unscratched dapat menurunkan kualitas pindai.
Apakah Anda Membutuhkan Feeder Sheet?
Jika Anda berencana untuk memindai dokumen secara teratur-terutama dokumen lebih dari satu atau dua halaman-Anda hampir pasti ingin sheet feeder. Memiliki untuk membuka tutup flatbed dan menetapkan halaman di tempat adalah tugas kecil. Setelah mengulangi proses ini 10 kali untuk dokumen 10-halaman adalah gangguan melelahkan. Beberapa scanner juga bisa menangani sheetfed asli tebal, seperti kartu ID kesehatan asuransi.
Apakah Anda Butuh Feeder Dokumen Otomatis?
Jika Anda terutama akan memindai satu atau dua halaman pada suatu waktu, feeder lembar manual mungkin semua yang Anda butuhkan. Jika Anda akan memindai dokumen lagi secara teratur, namun Anda akan menginginkan pengumpan dokumen otomatis (ADF) yang akan memindai seluruh tumpukan halaman saat Anda melakukan sesuatu yang lain. Pilih kapasitas ADF berdasarkan jumlah halaman dalam dokumen khas yang Anda harapkan untuk memindai. Jika Anda kadang-kadang memiliki dokumen lagi, Anda dapat menambahkan halaman selama pemindaian. Beberapa ADFs juga dapat menangani tumpukan kartu nama baik.
Apakah Anda Perlu Duplex?
Dupleks berarti pemindaian kedua sisi halaman sekaligus. Jika Anda membutuhkan feeder lembaran atau ADF, dan Anda berharap untuk memindai dokumen dupleks (dicetak pada kedua sisi) secara teratur, Anda akan ingin scanner dupleks, dupleks ADF, atau pemindai yang sopir termasuk fitur dupleks manual.
scanner scan Duplexing memiliki dua unsur, sehingga mereka dapat memindai kedua sisi halaman sekaligus. Mereka lebih cepat dari ADFs dupleks, tetapi mereka juga lebih mahal. Dupleks ADFs scan satu sisi, membalik halaman di atas, dan kemudian scan yang lain. Driver dengan dupleks manual membiarkan Anda memindai salah satu sisi dari stack dan kemudian secara manual Feed ulang tumpukan untuk memindai sisi lain, dengan driver scanner secara otomatis interfiling halaman. Jika Anda tidak memindai dokumen duplex sangat sering, atau anggaran yang ketat, petunjuk dupleks pada driver adalah alternatif yang paling ekonomis.
Apa Resolusi Anda Butuh?
Bagi sebagian besar pemindaian, resolusi bukanlah masalah. Untuk dokumen, bahkan 200 pixel-per-inch (ppi) scan akan memberikan kualitas yang cukup baik untuk sebagian besar tujuan, 300 ppi hampir selalu cukup, dan sulit untuk menemukan scanner hari ini dengan kurang dari 600 ppi. Untuk foto, sama, kecuali anda berencana untuk tanaman di pada bagian kecil dari foto atau mencetak foto dengan ukuran lebih besar daripada yang asli, 600 ppi lebih dari cukup.
Ada beberapa jenis asli, bagaimanapun, yang memerlukan resolusi yang lebih tinggi. Jika Anda memindai 35-mm slide atau negatif, misalnya, Anda mungkin akan ingin mencetaknya dengan ukuran yang jauh lebih besar daripada yang asli, yang berarti Anda akan perlu untuk memindai mereka pada resolusi tinggi. Demikian juga, jika Anda ingin melihat detail halus pada dokumen asli seperti prangko, Anda harus scan pada resolusi tinggi.
Dalam kasus ini anda akan ingin setidaknya resolusi optik 4.800 ppi. Jangan bingung dengan angka-angka tinggi untuk resolusi mekanik atau interpolasi. Keduanya tidak relevan. Perhatikan juga bahwa resolusi sebenarnya biasanya lebih rendah dari resolusi diklaim, karena resolusi sebenarnya biasanya dibatasi oleh kualitas optik dalam pemindai. Namun, secara umum aman bertaruh bahwa semakin tinggi resolusi mengklaim resolusi yang lebih tinggi yang sebenarnya.
Seberapa Besar Apakah Anda Asli?
Memilih sebuah scanner yang dapat menangani ukuran aslinya yang Anda butuhkan untuk memindai tampaknya seperti titik jelas, tapi mudah untuk mengabaikan. Sebagai contoh, kebanyakan flatbeds ukuran huruf, yang akan menjadi masalah jika Anda sesekali perlu memindai halaman ukuran legal. Kebanyakan flatbeds dengan ADFs akan memindai halaman ukuran legal dengan ADF, tetapi tidak semua melakukannya, jadi pastikan untuk memeriksa. Anda juga dapat menemukan scanner dengan flatbeds lebih besar.
Apa Software Datang Dengan Scanner itu?
Kebanyakan scanner akan bekerja dengan hampir semua program scan-terkait, tetapi jika perangkat lunak yang Anda butuhkan sudah dilengkapi dengan pemindai, Anda tidak akan harus membayar ekstra untuk itu. Tergantung pada apa yang Anda rencanakan untuk memindai, beberapa fitur-fitur software Anda mungkin ingin mencari termasuk mengedit foto, optical character recognition (OCR), pengindeksan teks, kemampuan untuk membuat dokumen PDF dicari, dan program bisnis kartu.
Apakah Anda Membutuhkan Scanner Special-Purpose?
Akhirnya, mempertimbangkan apakah Anda memerlukan tujuan-khusus, daripada tujuan umum, scanner. Di antara pilihan khusus-tujuan yang paling umum adalah scanner untuk kartu bisnis (kecil dan sangat portabel), buku (dirancang untuk membiarkan halaman berbaring), dan slide (lebih kecil dari scanner flatbed, tapi tidak lebih baik di slide scanning dari scanner flatbed dengan fitur setara ).
Dua kemungkinan lain adalah scanner portabel (scanner sheetfed tujuan umum cukup kecil untuk muat di tas laptop Anda) dan scanner pena (ukuran pena). Beberapa scanner portabel terbaru dapat beroperasi tanpa komputer, scanning untuk kartu memori, atau bahkan ke smartphone. Anda juga dapat menemukan scanner yang berfungsi sebagai kedua scanner portable document dan desktop dengan menggabungkan scanner portabel dengan docking station yang mencakup ADF. Tergantung pada apa yang Anda butuhkan untuk memindai, salah satu dari ini bisa menjadi pilihan yang baik, baik sebagai scanner hanya Anda atau sebagai suplemen untuk scanner tujuan umum.
Semoga bermanfaat...
Selengkapnya...
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 30.4.11 0 komentar
Kamis, 07 April 2011
Tips Untuk Menghemat Dalam Mencetak
Mungkin sepele bagi orang-orang yang berduit, tapi mungkin sebagian orang ini bisa membantu. Memang mencetak dokument lewat printer bisa lebih tebal dan bagus, tetapi kalo terus menerus tentu saja akan boros bagi tinta dan juga catrid. Untuk itu saya ada tips untuk lebih menghemat biaya dalam mencetak, jadi bisa sedikit menghemat tentunya ...
1. Lakukan preview sebelum mencetak
Jangan buru-buru menekan tombol Print di aplikasi pengolah kata atau dari web browser anda untuk mencetak dokumen yang anda inginkan. Biasakan menekan tombol Print Preview atau menggunakan menu File > Print Preview untuk memastikan perkiraan hasil cetakan. Jika kebiasaan ini anda terapkan maka anda akan menghindari pencetakan dua kali (atau lebih) akibat kesalahan pengaturan susunan format dokumen ataupun pengaturan margin yang kurang pas.
2. Gunakan mode economic
Hampir di semua printer jenis inkjet terdapat pengaturan mode pencetakan, yang fungsinya untuk mendapatkan hasil cetakan yang paling bagus, cukup bagus, atau biasa-biasa saja. Ada baiknya anda menggunakan mode yang paling rendah, sebab perbedaan tampilan secara kasat mata tidak akan terlalu kelihatan. Terlebih jika yang dicetak hanya berupa dokumen teks, bukan sebuah gambar atau foto. Jadi biasakan meng-klik tombol Preferences sebelum anda menekan tombol Print, dan pastikan mode yang anda pilih sudah berada di opsi Economic atau Draft.
3. Hanya cetak bagian text
Seringkali saat anda browsing website atau blog, dan menemukan artikel menarik, anda ingin mencetak artikel tersebut untuk dibaca lebih lanjut atau untuk ditempel di mading (majalah dinding) di kantor atau di kampus atau sekolah. Ada baiknya anda hanya mencetak bagian artikel yang berupa text saja, dan tidak keseluruhan halaman karena biasanya disitu terdapat juga gambar atau foto atau elemen-elemen web lain sebagai pelengkap. Untuk itu, bloklah bagian text yang hendak anda cetak, dan gunakan opsi File > Print > Selection untuk mencetak hanya bagian text yang telah diblok tadi.
4. Gunakan tombol power printer
Beberapa orang sering mematikan printer dengan cara mencabut kabel powernya langsung, dan tidak menggunakan tombol power yang ada di printer. Mulai saat ini, hentikan cara tersebut. Sebab jika anda mematikan printer dengan cara mencabut kabel power printer, head printer tidak bisa parkir dengan sempurna ke tempat yang semestinya. Hal ini lama-kelamaan akan menyebabkan head cepat kering, bahkan yang lebih parah bisa merusak head printer itu sendiri. Jadi, selalu gunakan tombol POWER di printer untuk mematikan dan menyalakan printer.
5. Cegah tinta mengering
Salah satu kelemahan printer inkjet adalah kemungkinan tinta mengering jika tidak digunakan dalam waktu lama. Sayang bukan jika cartridge yang baru anda beli dan baru terpakai satu atau dua kali sudah mengering? Memang, ada kalanya sebuah printer jarang digunakan. Tapi meski begitu anda harus sempatkan untuk mencetak menggunakan tinta hitam atau berwarna, minimal seminggu satu kali. Hal ini akan mencegah tinta cepat mengering.
6. Gunakan cartridge kompatibel
Membeli cartridge baru untuk menggantikan cartridge yang sudah habis memang cara yang terbaik. Selain mendapatkan hasil cetakan yang bagus, juga mengurangi resiko kerusakan printer. Namun harus diakui harga sebuah cartridge baru memang tidak murah. Grafitama-Imaging menyediakan solusi alternatif untuk menghemat biaya pembelian cartridge . Anda tidak perlu khawatir dengan kualitas dan pelayanan kami. Karena kami mempunyai solusi yang terbaik dan Anda akan mendapatkan jaminan yang sesuai.
Selengkapnya...
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 7.4.11 0 komentar
Selasa, 22 Maret 2011
Resetter Epson L200 dan Cara Penggunaannya
Epson L200 juga termasuk printer baru dari Epson yang menggunakan sistem infus asli dari Epson. Dan Epson L200 ini pun tidak luput dari sistem proteksi berupa counter yang diberikan oleh pihak Epson. Jadi apabila printer Epson L200 sudah full di counternya maka kita harus meresetnya ke kondisi awal. Yaitu dengan menggunakan Resetter Epson L200.
Resetter Epson L200 dan Cara Penggunaannya :
1). Nyalakan Espon L200 dan pastikan Espon L200 sudah connect dengan komputer dan terinstall drivernya.
2). Kemudian jalankan Resetter Epson L200, dengan dobel klik file "AdjProg.exe"
3). Klik "accept" >> "Particular Adjusment Mode" >> Pilih "Waste ink pad Counter reset" >> klik "Check" >> centang "main pad counter, FL box counter, Ink tube Counter", kemudian klik "Initialization" >> "Finish".
4). Langkah selanjutnya matikan Epson L200, kemudian lepaskan kabel powernya.
5). Langkah terakhir pasang kembali kabel power printer dan nyalakan, tunggu beberapa saat sampai Epson L200 dan Epson L200 anda akan kembali normal.
download aplikasi resetnya >>> disini
OK, demikian tadi cara penggunaan resetter Epson L200.
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 22.3.11 0 komentar
Cara Reset Canon IP2770 Error 5B00
Ni aku ada tips buat yang punya printer Canon ip2770 yang ngblink, barangkali bermanfaat buat teman-teman. Printer Canon ip2770 emang baru / termurah (setahu saya) dan ekomonis buat dikantor maupun rumahan. Bahkan aku juga punya, memang lumayan cepat dibanding printer merk lain. Pertama-tama
Masuk ke Service Mode iP2770 :
1). Printer dalam keadaan mati dan kabel listrik terpasang.
2). Tekan tombol RESUME 2 detik
kemudian tekan tombol POWER sampai lampu hijau nyala (saat menekan tombol POWER, ...tombol RESUME jgn dilepas dulu)
3). Kemudian lepas tombol RESUME, tapi jangan lepas tombol POWER.
4). Sambil tombol POWER masih tertekan, tekan tombol RESUME 5 kali. Led akan menyala bergantian orange hijau dengan nyala terakhir orange. (jangan sampai keliru 4x karena printer akan mati total, tapi sifatnya sementara juga) Kemudian ...
5). Lepaskan kedua tombol bersamaan.
6). Led akan blink sebentar kemudian akan nyala HIJAU.
7). Komputer akan mendeteksi device baru, abaikan saja .....
8). Keadaan ini menunjukkan printer iP2770 dalam keadaan SERVICE MODE dan siap direset.
Kemudian jalankan Resetter iP2770 v1074 nya:
1). Exctract File Resetter iP2770.
2). Siapkan 2 kertas di printer (ini untuk print pada waktu proses reset).
3). Jalankan program Resetter iP2770
4). Klik "MAIN", maka printer akan berproses, kemudian iP2770 akan print satu halaman dengan tulisan " D=000.0 "
5). Klik " EEPROM Clear ".
6). Kemudian klik " EEPROM ", dan printer akan print hasil Resetter iP2770. Salah satu barisnya tulisannya sbb:
"TPAGE(TTL=00000)"
7). Matikan Printer dengan menekan tombol POWER.
8). Selesai...
download aplikasi resetnya >>> disini
Selamat mencoba ... Semoga berhasil ... Selengkapnya...
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 22.3.11 0 komentar
Senin, 14 Maret 2011
Menghemat Toner
Setelah belajar dari beberapa pengalaman dan berbagai literatur, berikut 10 cara agar bisa lebih menghemat tinta dan toner cartridge. Karena tinta printer dan toner sangat penting dan tidak gratis. Disamping, juga perlu menghemat bahan cetak seperti kertas dan energi listrik untuk menjalankan printer tersebut dalam rangka mempraktekkan kebiasaan hidup yang eco-friendly (bersahabat dengan alam, dan menggunakan sumber daya alam dan energi seperlunya).
1. Gunakan Ecofont (Font ekonomis dan eco-friendly untuk printer)
Ada jenis-jenis huruf atau font yang cukup berguna daripada yang lainnya, karena font-font ini membutuhkan lebih sedikit tinta atau toner dalam mencetak tulisan. Font ecofont ini dikembangkan oleh SPRANQ, memiliki kemampuan untuk menghemat 20% tinta print dibandingkan dengan font standar lainnya. Font-font tersebut bisa diunduh secara gratis di website ecofont dan membaca instruksi bagaimana menginstall font tersebut pada Windows XP, Vista, Mac OS X dan Linux.
Disamping menggunakan font, hal yang bisa menghemat adalah dengan cara mengurangi jumlah teks yang dicetak tebal, menggunakan font yang lebih kecil dan hanya menulis apa yang penting untuk dicetak.
2. Pastikan naskah yang akan dicetak sudah benar semua, revisi jika masih terdapat kesalahan sebelum mencetak.
Jangan mencetak apapun sebelum merevisi naskah dari kesalahan penulisan, hal ini bisa mengurangi pencetakan yang tak berguna.
3. Memilih apa yang kamu perlukan untuk di-print
Cetak hanya yang dibutuhkan saja dari keseluruhan buku dan tidak perlu mencetak keseluruhan buku.
Contohnya:
Jika Anda ingin mencetak tulisan tanpa gambar, Anda bisa menggunakan pilihan print "draft output", yang akan membantu untuk mencetak cepat dengan kualitas rendah kopi draft tanpa gambar.
4. Print You Like (optimalisasi website yang akan di print)
Pada dasarnya, perintah ini berupa online website editor, yang dapat membantu Anda untuk mengoptimalisasi website lain untuk di print, dengan cara mengurangi iklan dan daerah putih, untuk mencetak apa yang Anda butuhkan. Klik alamat web ini http://www.printwhatyoulike.com/ untuk detailnya.
Layanan ini cukup mudah, cukup kunjungi websitenya, masukkan URL halaman yang kamu ingin print, sebagai contoh artikel ini, lalu klik start dan mulai mengedit, termasuk background atau bagian yang menurut kamu tidak terlalu penting.
5. GreenPrint (Software Penghemat Tinta Printer)
GreenPrint ini adalah software untuk Windows dan juga Mac OSx yang mampu menganalisis job print yang anda lakukan dan memberitahu anda potensi anda membuang-buang bahan cetak, sehingga Anda bisa mengurangi halaman yang tidak Anda inginkan. Sebagai tambahan, Anda bisa mencetak file PDF tanpa menggunakan tinta. Selain itu, GreenPrint ini juga membantu menghitung jumlah kertas yang Anda hemat. Sumber: http://www.printgreener.com/
6. Setting Printer
Setting-an printer yang tepat sangat penting dan akan membantu Andauntuk menghemat banyak bahan cetak jika Anda lakukan dengan tepat. Disamping secara manual memilih setting "low quality" untuk setiap tugas cetak, Anda juga bisa menggunakan "low quality" sebagai default print. Dan Anda bisa merubah secara manual jika menginginkan "high quality", sehingga Anda bisa memilihnya jika kamu perlukan saja.
Untuk secara permanen mengubah default setting printer pilihlah printer setting pada OS anda, lalu ikuti cara-cara berikut ini:
Layout Print: pilih apakah kamu ingin memilih mencetak pada kedua bagian halaman atau satu sisi saja sesuai kebutuhan, misalnya kamu banyak mencetak hanya untuk dibaca, kamu bisa memilih dua bagian halaman.
Mencetak dalam mode tinta hitam putih.
Mengurangi resolusi: Pada beberapa printer ada pilihan untuk mengurangi resolusi gambar, pilihan ini biasanya ditemukan pada advanced setting printer anda. 300 dpi sudah cukup untuk berbagai keperluan, disamping itu kebanyakan jenis kertas tidak dapat dicetak dalam resolusi tinggi. Jadi gunakan high resolution hanya untuk kertas yang bisa menerimanya, sepertiu high quality photo paper (kertas foto berkualitas tinggi).
7. Print Preview
Sebelum mencetak, print preview terlebih dahulu dan cek kembali apakah semua sudah cocok dengan yang diinginkan. Dari sini Anda bisa memilih untuk mencetak beberapa halaman dalam satu lembar kertas, mengurangi ukuran gambar dan lain sebagainya.
8. Setting Printer (untuk inkjet)
Cek semua manual printer untuk melihat rekomendasi dari pabrik pembuat printer tersebut. Disamping itu, beberapa tips di bawah ini bisa berguna.
Biarkan arus listrik tetap mengalir, karena printer ini membutuhkan arus listrik yang tetap. Jika Anda tidak menghubungkan kabel ke arus listrik, saat dinyalakan lagi, printer ini akan membersihkan diri. Proses ini jika diulang-ulang setiap hari, akan menghabiskan banyak energi dan juga tinta.
Nyalakan dan matikan printer dengan menggunakan tombol on/off saja sehingga tinta yang kamu gunakan tidak cepat mengering.
9. Umur Toner
Untuk printer laser, mengocok toner cartridge bisa dilakukan jika terpaksa untuk memperpanjang pemakaian.
10. Mencetak hingga tinta benar-benar habis
Teruslah mencetak hingga print benar-benar berhenti, karena hal ini bisa memperpanjang usia cartridge atau printer anda. Selengkapnya...
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 14.3.11 0 komentar
Senin, 07 Maret 2011
Memperpanjang Usia Printer
Keberadaan printer sebagai mesin pencetak dokumen saat ini sudah menjadi kebutuhan primer bagi perusahaan skala kecil ataupun besar. Kondisi printer yang kurang perhatian seringkali mengakibatkan umur printer menjadi pendek. Sebenarnya ada cara mudah untuk memperpanjang usia printer, berikut beberapa tips pemeliharaan printer agar tetap awet meskipun usianya sudah tua.
Kasus Paper Jam
Ketika proses cetak sedang berlangsung terjadi paper jam (kertas macet), tidak dianjurkan untuk menarik paksa kertas yang terdapat di dalam printer. Karena bisa meninggalkan potongan-potongan kertas di bagian dalam yang akan mengakibatkan kerusakan pada printer. Jika ini terjadi, yang bisa dilakukan adalan dengan melepas cover printer kemudian memutar pelan-pelan roda kertas (paper wheel) sampai kondisi kertas keluar semua.Mematikan Printer
Selalu mematikan printer saat tidak digunakan. Hal ini bisa mencegah tertutupnya lubang-lubang aliran tinta dalam printer head. Keuntungan lainnya adalah dapat mencegah tinta cepat kering dan bisa mengoptimalkan kinerja serta fungsi printer. Gunakan selalu tombol power saat mematikan printer, dan bila perlu melepaskan kabel power dari listrik agar lebih aman.Hindari toner/ink cartridge murahan
Saat ini banyak dijual toner/tinta refiil murah yang bisa digunakan dengan memodifikasi printer. Toner/Tinta seperti ini memang sangat mengirit pengeluaran bila sering menggunakan printer untuk mencetak. Namun, pengaruh penggunaan toner/tinta modifikasi sangat buruk terhadap daya tahan printer. Karena itu, jika ingin printer tetap awet meskipun usianya sudah senja, disarankan menggunakan toner/tinta yang mempunyai kualitas optimal seperti Eikona® atau Qualiva®. Selain kualitasnya tak kalah dengan orisinal juga bergaransi.Cartridge
Cartridge printer dipenuhi penghubung listrik yang halus. Benda ini sangat rentan kerusakan jika diperlakukan sembarangan. Bisa jadi data dari komputer tidak masuk maksimal dan mengakibatkan hasil cetakannya tidak maksimal. Karena itu, memperlakukan cartridge harus hati-hati. Daya tahan cartridge juga bervariasi, tergantung seberapa sering proses mencetak. Sebagian user hanya mengganti dua atau tiga kali dalam setahun, sementara tidak sedikit yang mengganti cartridge beberapa bulan sekali. Cartridge yang dibiarkan terpasang di printer dan tak pernah digunakan terlalu lama bisa mengering. Untuk mencegah menurunya kualitas cetakan, gunakan printer secara periodik.Bersihkan Kotoran
Bersihkan bagian dalam printer setiap satu atau dua minggu, tergantung seberapa sering menggunakan printer. Hal ini akan menjaga kemampuan printer dalam mencetak. Jangan lupa mengamati apakah ada benda yang tertinggal di dalam printer. Jangan simpan printer ditempat berdebu dan penuh serangga. Jika memang tempatnya berdebu, ada baiknya bungkus printer dengan plastik untuk melindunginya dari kotoran.Diagnostic Tools
Setiap printer mempunyai software diagnostic tool untuk merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer tsb. Sediakan waktu mempelajarinya. Mungkin saja informasi yang disediakan bisa membantu mengatasi permasalahan dalam printer.Gagal Mencetak
Kegagalan mencetak atau error message yang kadang muncul, terkadang bisa diatasi dengan mematikan tombol printer, kemudian mencabut kabel daya sedikitnya selama sepuluh menit. Setelah itu, masukkan lagi kabel daya tersebut ke terminal, kemudian nyalakan printer dan cobalah mencetak kembali. Cara seperti ini bisa mengatasi kegagalan mencetak dengan baik.Sumber : grafitama
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 7.3.11 0 komentar
Merawat Printer Ink
Tips merawat printer ink
Membuat proposal, mencetak laporan atau proses pencetakan dokumen lainnya pasti membutuhkan jasa printer. Keberadaannya yang sangat penting tidak bisa dikesampingkan. Sayangnya, tidak semua tahu bahwa printer juga perlu dirawat layaknya alat elektronik lainnya.
Tips berikut mungkin bisa membantu Anda merawat printer dengan mudah dan murah:
1. Gunakan printer secara berkala.
Agar kualitas cetakan tetap optimal, selau gunakan printer secara periodik minimal 2-3 kali seminggu. Hal ini membuat aliran tinta dari lubang tetap lancar.2. Mematikan printer saat tidak digunakan.
Hal ini mencegah menutupnya lubang-lubang aliran tinta dalam kepala printer.3. Bersihkan kotoran-kotoran yang ada dalam printer.
Bersihkanlah setiap 1 atau 2 minggu sekali untuk menjaga kemampuan printer dalam mencetak.4. Gunakan diagnostic tools
Pada umumnya setiap printer memiliki perangkat lunak mengenai bagaimana merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer tersebut. Pelajari dengan seksama sofware tersebut karena mungkin saja informasi yang disediakan bisa membantumengatasi permasalahan dalam printer.5. Jagalah kondisi cartridge
Karena cartridge printer dipenuhi penghubung listrik yang halus dan akan berpengaruh pada hasil cetakan, perlakukanlah selalu cartridge dengan hati-hati. Termasuk saat mengganti tinta.6. Jika terjadi sesuatu misalnya gagal mencetak, matikan printer.
Terkadang, kegagalan dalam mencetak bisa diatasi dengan mematikan tombol printer, kemudian mencabut kabel daya. Tunggu beberapa menit kemudian masukkan lagi kabel daya tersebut pada terminal, nyalakan printer dan cobalah mencetak kembali.Sumber : grafitama
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 7.3.11 0 komentar
Selasa, 01 Maret 2011
Tips Membeli Printer Color
Contoh, jika toner EP316 Black milik Canon Laser Shot LBP50550N/5050 dijual US$ 78 dan dapat dipakai mencetak untuk 2300 halaman, berarti biaya per halaman cetak monokrom (tidak termasuk harga kertas) pada printer laser warna ini adalah 3,4 sen dollar AS.
Sementara itu toner hitam EP302 Black untuk kakaknya, Canon Laser Shot LBP5970, dijual US$ 150 dengan kapasitas cetak 10.000 halaman. Artinya, biaya cetak monokrom per halaman (di luar kertas) dengan Canon Laser Shot LBP5970 menjadi 1,5 sen dollar AS, atau sekitar 44% lebih murah. Namun dari sisi harga unit, Canon Laser Shot LBP5050N yang kecepatan cetak warnanya 8ppm dan bisa dikoneksikan ke jaringan itu jauh di bawah Canon Laser Shot LBP5970 (US$ 520 vs. US$ 3600).
Jadi apa yang harus diperhatikan saat akan membeli sebuah printer laser warna? Inilah beberapa pertimbangannya.
Kecepatan
Sebelum membeli printer apa pun, hitung dulu berapa halaman yang dicetak kantor Anda setiap bulannya. Setelah itu telitilah kecepatan mesin dan duty cycle bulanan dari printer yang sedang Anda pertimbangkan, untuk melihat apakah pola pakai Anda sesuai dengan kemampuan printer.Canon Laser Shot LBP5050N/5050 misalnya, mampu mencetak 8ppm untuk warna atau 12ppm untuk hitam-putih. Sedangkan Canon Laser Shot LBP5970 bisa ngebut nyaris empat kalinya: 30ppm untuk warna atau 32ppm untuk hitam-putih pada kertas berukuran A4. Kecepatan Canon Laser Shot LBP5970 melambat saat mencetak di atas kertas yang lebih lebar, ukuran A3: 15ppm untuk warna maupun monokrom.
Rata-rata printer, begitu menurut uji yang dilakukan oleh PCWorld, hanya mencapai angka 75% dari kecepatan maksimal yang disebutkannya. Bahkan menurut PCWorld, kecepatan printer laser warna yang paling murah jauh di bawah klaim vendor-nya.
Namun tetap saja kecepatan mesin adalah panduan paling mudah untuk mengetahui apakah printer tersebut dapat menangani kebutuhan cetak harian Anda – pribadi maupun di kantor. Semakin banyak orang yang menggunakan printer, semakin banyak yang dicetak, sehingga sebaiknya semakin cepat printer melakukannya. Ini kecuali jika Anda suka ngerumpi di dekat lokasi printer dengan sesama rekan kerja, sambil melihat pekerjaan cetak siapa yang keluar duluan.
Teliti juga seberapa cepat printer laser merespon perintah Anda untuk melakukan tugas cetaknya dari kondisi mati atau moda standby. Ada beberapa printer yang harus melakukan pemanasan terlebih dulu sebelum bisa mencetak. Alhasil Anda harus menunggu beberapa saat – bisa detik atau bahkan hitungan menit – terlebih dulu.
Mengapa demikian? Pada kebanyakan printer laser konvensional, biasanya ada sebuah fixing roller yang seluruh permukaannya harus dipanaskan dulu sebelum pencetakan bisa mulai dilakukan. Inilah yang menyebabkan adanya waktu pemanasan (warm-up time) yang bisa cukup lama – tergantung pada luasnya permukaan roller.
Namun ada juga, seperti Canon Laser Shot LBP5050N/5050 dan Canon Laser Shot LBP5970, yang mengklaim zero warm-up time, alias tidak membutuhkan waktu pemanasan. Kalau pun ada, waktu tersebut sangat minim.
Ini dikarenakan semua printer laser Canon menggunakan teknologi Canon On-Demand Fixing. Di sini sebuah fixing film yang tipis langsung dipanaskan oleh sebuah pemanas keramik. Karena panas langsung dipindahkan ke fixing film, proses cetak bisa segera dilakukan tanpa menanti waktu pemanasan lagi. Tinggal tekan tombol Print, dan hasil cetak langsung keluar. Dengan teknologi On-Demand Fixing, menurut Canon, laser warna Laser Shot LBP5970-nya hanya perlu waktu sekitar 7,5 detik untuk siap mencetak sejak tombol aktivasi printer (moda standby) dinyalakan.
Selain kecepatan cetak dan respon warm-up time, teliti juga duty cycle printer. Duty cycle atau siklus kerja menentukan ambang batas manufaktur untuk jumlah halaman maksimal yang dicetak per bulan. Anda akan menginginkan rentang yang lebar antara cetakan minimal dan maksimal sehingga leluasa dalam mencetak.
Printer entry-level biasanya punya duty cycle 300.000 halaman per bulan. Printer dengan harga sekitar US$ 1000 biasanya menawarkan duty cycle rata-rata 60.000 halaman per bulan, sedangkan printer kelas berat, high volume, yang harganya di kisaran US$ 1000 – US$ 2000, menawarkan rata-rata 100.000 halaman per bulan.
Resolusi Cetak
Sebenarnya perlukan kita meributkan resolusi optikal sebuah printer, tepatnya jumlah dot per inci yang dapat dicetaknya? Mungkin tidak. Printer laser warna yang paling murah pun sudah memamerkan resolusi optikal 600×600 dpi, yang cocok untuk kebutuhan kebanyakan bisnis.Namun jika Anda tidak benar-benar menginginkan kualitas cetak yang prima, abaikan saja resolusi yang lebih tinggi. Apalagi Anda harus siap untuk menunggu lebih lama untuk mendapatkan hasil cetaknya.
Faktor yang juga penting dipertimbangkan adalah biaya per halaman untuk mengoperasikan printer. Semua consumable printer menyertakan spesifikasi yang memberitahukan berapa halaman akan dicetak oleh unit tersebut. Tergantung dari apa yang Anda cetak, angka yang Anda peroleh akan berbeda.
Printer laser warna yang harganya lebih murah biasanya mengemaskan toner cartridge kapasitas kecil – hanya tahan mencetak beberapa ribu halaman. Canon Laser Shot LBP5050/5050N misalnya, menyediakan toner EP316 Black yang tahan mencetak 2300 halaman, dan EP316 CMY (cyan-magenta-yellow) dengan kapasitas cetak masing-masing 1500 halaman.
Harga toner umumnya mahal, jadi kalau bisa hemat-hematlah mencetak dalam warna. Jika pencetakan warna tidak bisa dihindarkan, berarti Anda perlu sebuah mesin yang toner cartridge-nya bisa mencetak lebih banyak halaman; sehingga biaya per halamannya lebih rendah, dan tentu saja tidak harus sering-sering diganti. Toner EP302 Canon Laser Shot LBP5970, punya kapasitas cetak 10.000 halaman untuk yang berwarna hitam, sedangkan untuk warna magenta, yellow, dan cyan masing-masing tahan mencetak sampai 6000 halaman,
Pada kebanyakan printer laser warna (khususnya low-end), toner cartridge sudah mencakup toner, komponen imaging, dan penampung sisa toner di dalam tempat tertutup. Walaupun mendukung kepraktisan dalam operasi harian, desain seperti ini sebenarnya lebih mahal dalam jangka panjang, karena semua bagiannya harus Anda ganti sekaligus.
Pada beberapa printer, khususnya model kelas atas, komponen-komponen ini dipisahkan. Cuma memang memasang yang baru butuh keterampilan dan kemahiran, tetapi dalam jangka panjang biaya operasionalnya akan lebih murah. Contohnya antara lain Canon Laser Shot LBP 5970 yang menawarkan drum cartridge EP302 CMYK yang masing-masing berkapasitas cetak 40.000 halaman.
Perhatikan bahwa beberapa printer kelas-atas pun sekarang membundelkan toner cartridge berkapasitas rendah, yang dilabeli sebagai “starter”. Contohnya Canon Laser Shot LBP5050N/5050. Kemasan toner Starter CMYK-nya berkapasitas masing-masing ‘hanya’ 800 halaman, sementara yang standar berkapasitas cetak sampai 2300 halaman (hitam), dan 1500 halaman (CMY). Biasanya toner Starter memang memberikan yield kurang dari setengah cartridge pengganti/normal. Karena itu usahakan untuk meminta bonus toner cartridge dengan harga diskon saat membeli printer laser.
Penanganan Kertas
Perbedaan besar di antara printer laser warna terletak pada caranya menangani kertas – jumlah dan ukurannya. Baki kertas utama pada printer yang murah (di bawah US$ 500) biasanya menampung maksimal 250 lembar kertas. Seringkali tidak tersedia opsi untuk menambahkan baki kertas tambahan. Selain itu, printer tersebut umumnya tidak dapat menangani kertas berukuran lebih besar dari legal – satu-satunya cara melakukannya adalah dengan menggunakan baki umpan manual, seperti pada Canon Laser Shot LBP5050N/5050.Baki kertas pada model-model midrange hampir selalu menerima kertas ukuran letter dan legal. Printer format lebar atau A3 seperti Canon Laser Shot LBP5970 dapat menerima kertas ukuran-tabloid, cocok untuk mencetak buklet. Selain ukuran A3 dan A4, Canon Laser Shot LBP5970 cukup fleksibel dalam menerima ragam ukuran kertas lainnya: B4, B5, Letter, EXE. Legal, maupun kertas dan kartu dengan ketebalan yang bervariasi:
Periksa juga apakah printer mampu mencetak di atas kertas foto, transparansi, lembar stiker CD/DVD, atau amplop. Biasanya baki umpan-manual harus digunakan untuk tugas cetak tersebut.
Akurasi Warna
Semua printer laser warna dilengkapi dengan fitur kalibrasi untuk mengecek konsistensi warna. Ini agar cetakan ke-20 dari brosur Anda akan sama warnanya dengan cetakan pertamanya. Printer high-end melakukan kalibrasi setelah 40 – 50 salinan; printer lainnya melakukannya setelah mencetak beberapa ratus salinan.Warna juga ditentukan oleh toner yang Anda pakai. Setiap vendor printer selalu merekomendasikan penggunaan toner dengan merek yang sama dengan merek printer demi akurasi warna dan kelanggengan usia pakai printer. Padahal kian banyak tersedia toner pihak ketiga yang lebih murah.
Memori
Semua pengguna printer tentu menginginkan kecepatan cetak yang gegas dan tentu saja kualitas cetak yang prima. Kecepatan cetak, khususnya untuk pencetakan dalam jumlah besar, juga dipengaruhi oleh memori (RAM) dari printer itu sendiri . Semakin tinggi memori yang dikemaskan dalam printer laser, biasanya semakin baik (baca: cepat proses mencetak).Model-model printer laser warna Canon biasanya mengadopsi teknik seperti ini, yang disebutnya sebagai Canon Ultra Fast Rendering II (UFRII) dan Load Balancing Technology. Sembilan detik ditahbiskan Canon sebagai lamanya waktu untuk mencetak sebuah dokumen warna dengan tingkat kompleksitas tinggi pada resolusi optimal 9600×1200 dpi untuk model printer Canon Laser Shot LBP5970-nya yang secara standar mengemaskan memori DDR SDRAM sebesar 256MB. Namun tentu saja jika mau dan demi mendongkrak kecepatan agar lebih cepat lagi, Anda dipersilakan menambahkan memori tambahan/opsional, semisal 512MB.
Hemat Energi
Dalam situasi ekonomi global yang masih terguncang ini, juga penting untuk memilih sebuah printer laser yang tidak boros daya listrik. Memang di kantor-kantor atau juga rumah, printer laser biasanya lebih sering menganggur (idle), dan bukannya mencetak terus-menerus tanpa henti. Karena itu menjadi penting untuk memilih printer laser yang asupan listriknya saat berada dalam kondisi mengaggur ini seminimal mungkin.Salah satu yang bisa dilirik, khususnya jika kebutuhan cetak di kantor Anda mencakup kertas A4 dan A3 – warna maupun monokrom – adalah Canon Laser Shot LBP5970. Pada modus tidur (sleep), printer ini hanya membutuhkan asupan listrik sebesar 1W, yang menurut Canon 96% lebih kecil dibandingkan model yang sama dari merek saingan-saingannya.
Garansi
Jangan lupa meminta kartu garansi untuk printer yang Anda beli. Tanyakan juga kebijakan pengembalian andaikata printer tersebut rusak atau ngadat.Fitur Lain
O ya, usahakan untuk membuat tabel perbandingan spesifikasi dari printer laser yang ingin Anda beli. Jangan lupa sertakan pula harga unit printer maupun harga toner-nya. Ini perlu agar Anda tahu apa saja yang bisa Anda dapatkan dari merek dan model tertentu, dan apakah itu akan memenuhi kebutuhan cetak Anda sekarang dan juga di masa mendatang. Tidak ada printer laser yang dibuat identik, jadi Anda memang harus sangat cermat dalam melakukan perbandingan spesifikasi maupun harga.Kompatibilitas misalnya, perlu diberi perhatian khusus. Semua printer laser yang sudah beredar saat ini memang tidak bermasalah bila berhadapan dengan komputer yang bersistem operasi Microsoft Windows. Namun periksa apakah printer laser tersebut juga kompatibel dengan sistem operasi lain: Apple Macintosh dan Linux.
Kemampuan jaringan dan pengelolaan jarak jauh (remote) serta kemudahan pemeliharaan pun menjadi sesuatu yang penting, khususnya jika printer laser warna akan dioperasikan di sebarang kantor, mulai dari yang berskala kecil sampai berskala menengah ke atas. Adanya port USB 2.0 Hi-Speed adalah spesifikasi wajib. Juga akan menyenangkan jika sudah tertanam konektor 10Base-T/100Base-TX, dan aplikasi pendukung untuk memudahkan pengelolaan jaringan.
Sumber :www.grafitama.com
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 1.3.11 0 komentar
Langka-langkah Mengatasi Masalah Printer
Masalah dan trouble yang sering terjadi pada printer, berikut ?
* Printer tidak dapat mencetak
* Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas
* Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh
* Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak
* Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya
* Kertas tidak dapat keluar dari printer
* Hasil cetakan bergaris -garis
* Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja
* Printer menjadi lambat dalam mencetak
* Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor.
1. Printer tidak dapat mencetak
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan printer tidak dapat mencetak. Anda dapat
mulai untuk memeriksa hal-hal berikut:
1. Periksa koneksi printer dengan jaringan listrik. Pastikan kabel power printer telah
dicolokkan ke konektor (stop kontak) listrik dengan sempurna .
2. Pastikan saklar “on-off” printer atau tombol switch printer dalam posisi “on”. Permasalahan
yang diakibatkan oleh tidak adanya power untuk printer ini biasanya ditandai dengan tidak
menyalanya LED (lampu indikator) dari printer tersebut, selama printer menggunakan LED
untuk indikator power.
3. Periksa sambungan kabel data printer, apakah sudah terhubung dengan port pararel / port
USB di komputer dengan benar.
4. Cobalah untuk menggunakan kabel data printer yang lain (pinjam teman) sebagai
percobaan. Pernah terjadi kasus yang diakibatkan oleh putusnya tembaga dari salah satu
kabel data di tengah -tengah kabel sehingga data dari komputer tidak dapat sampai ke printer.
5. Apabila anda menggunakan sistem operasi Microsoft® Windows®, dan anda menggunakan
printer yang terhubung ke port pararel di komputer anda, coba jalankan perintah yang
dicetak tebal berikut ini di jendela MSDOS® Prompt:
6. C:\>dir >>LPT1
7. Maksud dari perintah diatas adalah untuk membelokkan hasil tampilan perintah “dir”
(perintah untuk penampilkan daftar isi dari suatu direktori) dari yang seharusnya ke monitor
namun dialihkan ke port pararel komputer.
8. Pastikan anda telah melakukan instalasi driver untuk printer tersebut.
9. Pastikan anda telah memilih driver yang tepat untuk printer yang anda gunakan.
10. Pastikan anda telah memilih port yang tepat untuk printer anda. Lihat opsi ini melalui menu
printer poperties.
11. Coba gunakan aplikasi teks editor standard untuk sistem operasi anda untuk mencetak
sesuatu (misalnya notepad). Jika aplikasi teks editor anda dapat mencetak, maka
kemungkinan besar kesalahan bukan pada printer anda.
12. Cobalah untuk merubah setting printer anda menjadi “Default Printer” atau cobalah untuk
melakukan instalasi ulang driver untuk printer anda dengan nama printer yang lain dan
ubahlah instalasi baru tersebut sebagai “Default Printer”.
13. Pastikan anda memiliki space hardisk yang mencukupi. Kadang jika buffer tidak cukup
maka data tidak dapat dikirim ke printer dengan sempurna.
14. Cobalah untuk merubah setting “spooler” untuk printer anda melalui menu properties
printer. Fitur “spooler” ini digunakan dengan tujuan agar anda tetap dapat menjalankan
aplikasi ketika dilakukan pencetakan dokumen.
15. Cek apakah ada resource yang konflik dengan port yang digunakan oleh printer anda.
Gunakan bantuan “hardware troubleshooter” apabila terjadi konflik.
Kasus ini mungkin juga disebabkan oleh port komputer anda yang bermasalah. Untuk
mengetahuinya, apabila langkah-langkah diatas sudah anda lakukan namun tidak menemukan “titik
terang”, cobalah untuk memindah koneksi port printer anda ke port lain (misal USB1 ke USB3) atau
cobalah printer anda di komputer lain.
2. Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas
Kasus ini umumnya disebabkan oleh kosongnya tinta atau toner printer atau habisnya karbon yang
ada di pita printer anda . Cobalah untuk mengganti tinta, toner atau pita printer dengan yang baru.
Jangan lupa untuk memeriksa apakah ada sesuatu yang menghalangi head dengan kertas (misalnya
plastik segel pada printer baru). Ada kasus pada printer yang menggunakan tinta, dimana tinta yang
masih berada di head printer telah kering karena printer lama tidak digunakan sehingga terjadi
penyumbatan. Khusus untuk printer yang headnya dapat dilepas dengan mudah, masalah ini kadang
dapat diselesaikan dengan cara yang sederhana berikut:
1. Lepaskan head dan catridge dari printer.
2. Pisahkan catridge tinta dari head.
3. Pastikan anda tidak memegang -megang rangkaian elektronik yang ada disekitar head printer
yang telah anda lepas karena dapat merusakkannya.
4. Ambil air panas, tuangkan dalam mangkok.
5. Celupkan ujung head ke dalam air panas yang ada dalam mangkok. Perhatikan jangan
sampai air menyentuh rangkaian elektronika yang ada di sekitar head karena dapat
merusakkannya !
6. Goyang -goyangkan head tersebut hingga tinta yang ada di dalam head mencair.
7. Ulangi langkah pencelupan (4 hingga 6) diatas dengan air panas yang baru hingga air panas
yang baru tetap bening (tidak terkontaminasi tinta yang keluar dari head).
8. Keringkan head dengan kain yang halus hingga benar-benar kering.
9. Satukan kembali catridge tinta dengan head. Disarankan untuk menggunakan catridge yang
masih baru.
10. Pasang kembali head dan catridge ke printer dan cobalah untuk mencetak.
Bila anda telah mela kukan langkah -langkah pembersihan head seperti diatas namun hasilnya tetap
sama, kemungkinan penyumbatan terjadi hingga bagian pipa penyaluran tinta. Bila hal ini terjadi,
cobalah untuk menguapi saluran tinta head dengan uap panas hingga kira-kira tinta yang ada di
dalam pipa mencair, kemudian ulangi langkah pembersihan head seperti diatas.
3. Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh
Kasus ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Coba ikuti petunjuk berikut :
1. Periksa hubungan printer dengan komputer, apakah hubungannya sudah sempurna.
2. Periksa kabel data yang anda gunakan. Cobalah mengganti dengan kabel data yang lain
(jangan langsung beli, pinjam teman dulu kabel data untuk memastikan kerusakan ini agar
anda tidak rugi).
3. Periksa pula driver yang anda gunakan untuk printer, apakah sudah sesuai atau belum. Bila
perlu, update atau install ulang driver dengan versi terbaru yang dikeluarkan secara resmi
oleh perusahaan pembuat printer.
4. Periksa apakah dokumen atau data yang anda cetak rusak. Kesalahan pembacaan data yang
disebabkan oleh kerusakan data dapat mengakibatkan hasil cetakan tidak lengkap atau
karakter yang dicetak tidak lengkap.
5. Pastikan pengaturan halaman pada aplikasi yang anda gunakan telah benar.
6. Pastikan anda masih memiliki kapasitas hardisk dan memori yang cukup untuk menuliskan
buffer data.
7. Periksa apakah printer anda memerlukan suatu prosedur maintenance pada saat tertentu.
Untuk tipe printer tertentu, mungkin saja anda perlu untuk mengatur ulang setting printer
anda setelah periode pemakaian tertentu.
4. Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menjadi penyebab hal ini seperti:
1. Catridge printer belum terpasang atau belum terpasang dengan sempurna .
2. Posisi pemasangan catridge tidak tepat.
3. Catridge yang dipasang pada printer tidak cocok untuk printer tersebut.
4. Tidak ada kertas di printer.
5. Setelah kertas yang dimuat belum ditekan tombol kertas masuk/resume.
6. Ada kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer.
7. Periksa apakah “pintu” printer telah ditutup dengan sempurna.
Jika kemungkinan diatas tidak ada yang sesuai untuk mengatasi masalah anda, cobalah untuk
mematikan printer beberapa saat dan kemudian menghidupkannya kembali.
5. Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya
Silakan mencoba petunjuk berikut untuk mengatasi masalah ini:
1. Cobalah untuk memuat ulang kertas ke dalam printer.
2. Bila ada, atur switch pilihan ukuran kertas sesuai dengan ukurannya.
3. Periksa kemungkinan terlalu banyaknya le mbaran kertas yang termuat.
4. Periksa apakah kertas dalam kondisi baik, tidak berkeriput atau melengkung.
5. Periksa apakah ukuran kertas adalah sama untuk setiap lembarnya.
6. Periksa apakah ada kertas lain yang tersumbat di dalam printer.
7. Periksa apakah “pintu” printer sudah tertutup dengan sempurna.
6. Kertas tidak dapat keluar dari printer
Untuk melepaskan kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Matikan power printer.
2. Lepaskan kabel power printer dari konektor (stop kontak) listrik.
3. Keluarkan kertas dari penampan (bila ada).
4. Buka pintu printer.
5. Apabila dimungkinkan, lepaskan pintu printer dengan menarik pegangan di kedua sisinya
kemudian angkat keatas.
6. Buka pemisah kertas (bila ada).
7. Pegang kertas yang tersumbat itu di kedua sisinya dan tarik keluar pelan-pelan.
8. Setelah kertas berhasil dikeluarkan, tutup kembali pemisah kertas (bila ada).
9. Pasang kembali pintu printer.
10. Tutup pintu printer.
11. Masukkan kertas ke penampan dan cobalah untuk mencetak kembali.
7. Hasil cetakan bergaris-garis
Untuk printer tinta, ada kemungkinan head printer kotor. Bersihkan head printer menggunakan
cara penanganan kasus 2 diatas. Apabila tidak memecahkan masalah, cobalah ganti catridge tinta
dengan yang baru dan biarkan semalaman, setelah itu coba gunakan lagi untuk mencetak. Untuk
printer tipe dot-matrix, kasus ini kemungkinan disebabkan oleh adanya komponen penggerak head
yang bermasalah. Pernah terjadi kasus seperti ini pada printer dot -matrik yang disebabkan oleh
matinya salah satu transistor penggerak head. Pernah pula kasus ini disebabkan oleh rusaknya
kabel data yang mengirimkan informasi ke head printer. Kalau kasus ini terjadi, mau tidak mau
anda harus membawa printer dot-matrix anda ke tukang servis untuk mengganti komponen yang
ada, kecuali anda paham tentang elektronika.
8. Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja
Pastikan anda menggunakan driver printer yang dikeluarkan secara resmi oleh produsen pembuat
printer untuk printer anda. Pastikan pula driver tersebut dirancang untuk sistem operasi yang anda
gunakan. Cobalah untuk menggunakan versi terbaru dari driver yang dikeluarkan. Pastikan pula
anda telah memenuhi syarat yang diajukan oleh produsen printer untuk menggunakan suatu fitur
tertentu.
9. Printer menjadi lambat dalam mencetak
Kasus ini kebanyakan disebabkan karena penuhnya memori, baik memori komputer maupun memori
yang ada di dalam printer. Coba ikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi masalah ini:
1. Bila anda menggunakan sistem operasi Microsoft ® Windows® XP/2000/NT, pastikan anda
masih memiliki sisa ruang hardisk sekurang-kurangnya 120 MB.
2. Pastikan anda tidak menjalankan aplikasi lain yang menghabis kan memori.
3. Pastikan komputer anda bersih dari “virus” komputer.
4. Periksa kembali konfigurasi printer anda.
5. Cobalah untuk melakukan defragmentasi hardisk.
6. Bila hal ini tidak memecahkan masalah, cobalah untuk membandingkan kecepatan
mencetak dari printer anda di komputer lain. Apabila di komputer lain ternyata bisa lebih
cepat, kemungkinan komponen-komponen mainboard yang menangani komunikasi antara
komputer dengan printer anda sudah mulai “aus”.
10. Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor
Apakah anda menggunakan “True Type Font”? Penggunaan jenis font tersebut akan
menghasilkan cetakan yang sama dengan apa yang ada pada layar. Cobalah untuk mengganti
font yang anda gunakan dengan font yang berjenis “True Type Font”. Periksa pula apakah file
font yang anda gunakan tersedia di komputer anda.
Apabila anda menggunakan printer yang berjenis postscript, matikan opsi penggantian “True
Type Font” dengan “PostScript Font” melalui menu “Printer Preferences”.
Pastikan pula driver printer anda tidak bermasalah. Cobalah untuk melakukan instalasi ulang
driver menggunakan nama yang b erbeda atau update driver anda.
Selamat Mencoba!
Jika anda mengalami kegagalan silahkan hubungi orang yang berpengalaman dibidangnya ^_^
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 1.3.11 0 komentar
Sabtu, 19 Februari 2011
Cara pasang infus (CIS) Untuk printer EPSON
Selamat Mencoba.
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 19.2.11 0 komentar
Mengatasi Printhead yang tersumbat
Permasalahan utama dalam mengisi ulang tinta untuk HP, Canon dan Lexmark printer adalah pengeringan tinta. Jika sebuah cartridge HP dibiarkan kosong lebih dari 30 menit, tinta akan mengering dan menyumbat lubang-lubang kecil pada printhead. Ketika direfill, hasil print akan dipenuhi garis putus atau gangguan lainnya.
Jika anda tidak bisa langsung mengisi ulang cartridge anda, masukan dalam plastic kedap udara, kalau bisa tambahkan didalam plastic tersebut dengan secarik kain lembab hingga waktunya tinta diisi ulang.
Jika nozzle-nozzle tersumbat atau tertutup tinta yang mengering, anda harus menghilangkan tinta dan melarutkan kembali tinta mengering tersebut. Sebuah lubang nozzle hanya mempunyai diameter sekitar 45 microns, yang kurang lebih hanya setengah diameter rambut manusia.
Rendam dan siram/alirkan.
Menyiram dan menggenangi dengan cairan pembersih hangat/panas di printhead biasanya merupakan jalan terbaik untuk melancarkan penyumbatan-penyumbatan yang menyulitkan. Ada peralatan-peralatan untuk melakukan ini dengan harga yang relatif mahal, berkisar dari 2,5 juta rupiah hingga 200 juta rupiah. Cairan yang umum dipakai untuk merendam printhead adalah air destilasi atau alcohol ataupun larutan ammonia hingga cairan pembersih khusus untuk keperluan ini. Rendam printhead selama 10 menit hingga sehari penuh tergantung penyumbatan yang terjadi. Juga disebutkan anda dapat membersihkan printhead dengan sikat gigi elektrik dan cairan khusus selama sekitar 20 detik dengan hasil yang memuaskan. Ingat jika kita merendam, cukup printheadnya saja yang terendam, jangan semua bagian cartridge. Itu tidak perlu dan merusak. Juga, jangan memakai air biasa, karena air biasa mengandung mineral yang malah dapat menggangu kinerja cartridge bila terjadi pengendapan.
Membersihkan dengan uap air
Alat semprot uap tersedia di toko-toko obat atau alat kesehatan. Alat-alat ini sangatlah bagus untuk membersihkan nozzle dalam printhead karena uap-uap yang dilepaskan berasal dari lubang-lubang dengan ukuran yang mendekati ukuran nozzle dalam printhead. Uapi selama kurang lebih 30 detik hingga 5 menit, tergantung kadar pengendapan dan penyumbatan.
Hasil print tidak sempurna.
Jika setelah anda menempelkan printhead pada kertas tisu dan dapat melihat noktah-noktah tinta namun masih mengalami hasil print yang buruk, maka hal tersebut bisa karena alasan dibawah ini.
Didalam cartridge terdapat komponen resistor yang kemungkin besar telah terbakar karena overheating. Cartridge semacam ini sudah tidak bisa dipakai lagi. Buang saja dan beli baru. Kita tidak akan bisa mengisi ulangnya lagi dengan mengharapkan hasil yang tetap bagus. Untuk tipe cartridge yang menggunakan tekanan dalam mengalirkan tinta, mungkin terjadi kelebihan atau kekurangan tekanan di dalam cartridge. Hal ini bisa disebabkan lubang/celah yang tidak seharusnya terdapat pada badan cartridge, atau cara pengisian dilubang yang salah.
Untuk Printhead yang bisa terlepas
Jika printer anda memiliki printhead yang dapat dilepas, misalnya BC-21e, anda tinggal mengisi ruang kosong diatas printhead dengan air destilasi panas ( ingat jangan gunakan air biasa, karena air biasa terutama PAM dan airtanah mengandung banyak mineral yang bisa malah menambah sumbatan yang ada ) dan letakan diatas kain bersih kering untuk membiarkan tetesannya menyerap keluar printhead. Akhiri langkah-langkah ini dengan melakukan perintah head cleaning rutin dari maintenance program driver printernya beberapa kali.
Menghilangkan udara yang terperangkap didalam cartridge
Anda telah melakukan semua langkah-langkah diatas namun tetap hasil print tidak memuaskan, maka kemungkinan lain yang terjadi adalah terdapat udara yang terperangkap dalam printhead cartridge anda. Jika dalam proses pengisian ulang tinta anda menyuntikkan tinta terlalu cepat bisa terjadi busa atau gelembung tinta. Gelembung tersebut berisi udara yang juga menyebabkan penyumbatan ( gelembung udara memiliki kekuatan untuk menahan aliran tinta ). Solusinya simple saja yakni dengan mendiamkan cartridge seperlunya ( bisa berhari-hari ) dan permasalahan bisa menghilang dengan sendirinya karena udara dalam cartridge sudah stabil. Bila tidak bisa juga, berarti ada resistor yang terbakar.
Gunakan gaya sentrifugal untuk menghilangkan udara dalam cartridge.
Untuk beberapa jenis cartridge yang menggunakan sponge di dalamnya paling mungkin menyebabkan gelembung udara dibawah cartridge yang bisa menghalangi aliran tinta. Jenis printer yang terkenal sering menghadapi masalah ini adalah HP Canon dan Epson ( tipe lama ).
Dan ini solusinya. Bungkus cartridge dalam handuk atau kain bersih, masukan dalam kantung plastik untuk mencegah tinta memercik kemana-mana. Pegang dengan kuat cartridge yang sudah terbungkus rapi dengan printheadnya atau lubang keluar tinta menghadap ke bawah. Hentakan dengan keras kearah tanah seperti akan melemparnya ke lantai ( tentu saja jangan sampai terlepas ). Bantu juga dengan hentakan dari pergelangan tangan. Lakukan ini beberapa kali. Buka bungkus kain yang melilit dan perhatikan bercak tinta yang terlihat, apakah sudah sesuai dengan warna tinta di dalam cartridge ( biasanya untuk cartridge warna terdapat 3 bercak sesuai lubang head warnanya masing-masing ). Jika masih belum terdapat bercak yang sesuai, lakukan kembali prosedur ini.
Membersihkan sponge dalam cartridge.
Suntikkan 15 ml air destilasi/etanol dalam cartridge ( tentu saja cartridge dalam keadaan kosong ), kemudian sedot kembali secepatnya. Ethanol sendiri akan menguap dengan cepat jadi mungkin sedikit saja yang bisa disedot keluar. Isikan kembali tinta dalam cartridge. Kekurangan dalam langkah ini adalah sifat dasar alcohol yang bereaksi dengan plastic dan karet, jadi usahakan hanya menggunakan air destilasi hangat saja.
Cartridge yang “terbakar”
Banyak cartridge yang menggunakan printhead di dalam cartridgenya sendiri menggunakan resistor elektrik untuk mengontrol jalur tinta dalam masing-masing nozzle. Jika kita membiarkan resistor ini tetap bekerja meski cartridge sudah tidak terisi tinta, resistor yang sangat kecil ini akan terbakar yang mengakibatkan kualitas cetak yang parah, warna yang terdistorsir dan lain-lain.
Yang tidak banyak diketahui umum adalah tinta yang berada dalam printhead sesungguhnya menjadi komponen pendingin untuk mencegah resistor-resistor ini terbakar. Jika tinta sudah habis dan kita tetap melakukan printing, terjadilah overheating. Dan jika hal ini dibiarkan terus menerus akan membakar resistor tersebut. Setiap overheating ini terjadi, umur cartridge anda semakin pendek pula. Karena itu untuk memperpanjang umur cartridge anda, jangan memaksakan melakukan printing bila tinta diduga habis.
Solusinya bila cartridge terbakar terjadi adalah, tentu saja, membeli cartridge baru .
Warna yang tercampur.
Jika terdapat udara dalam nozzle, tinta didalam satu atau lebih nozzle dengan mengikuti hukum gaya kapiler akan tertarik masuk ke tempat dimana nozzlenya kosong dan mekontaminasi ruangan tersebut. Hasilnya, tinta yang berlainan warna akan mencemari ruangan tersebut dan ketika dilakukan printing, akan dihasilkan warna yang salah. Mengisi tinta dengan jumlah berlebihan juga bisa mengakibatkan hal ini. Jika sudah tercemar parah, hal yang bisa dilakukan hanyalah membersihkan sponge dalam cartridge tersebut, meski biasanya warna yang mencemari tetap sedikit tertinggal. Jika hanya terjadi sedikit pencemaran, bisa dilakukan dengan menyedot printhead warna yang tercampur sesegera mungkin. Atau cara yang cukup sederhana yakni membungkus printhead dengan kain bersih lembab semalaman dan diamkan. Setelah itu lakukan perintah head cleaning sesuai program dalam driver printer tersebut.
Untuk pencemaran yang sudah parah, setelah melepas sponge dalam cartridge dan mencucinya dengan akohol/etanol, jangan lupa mengeringkan dan membersihkan juga ruangan kosong tempat sponge tersebut sebelum meletakan kembali sponge-nya. Kalau perlu, cuci ruangan kosong tersebut dengan air destilasi hangat, atau bila diperlukan juga, diamkan terendam beberapa saat dengan posisi printhead menghadap bawah.
Tips for Refilling Color Cartridges
Biasakan mengisi tinta dengan suntikan secara sangat sangat perlahan sehingga tidak terjadi gelembung udara dalam cartridge. Gelembung udara akan menyulitkan setiap cartridge, terutama tri-color cartridge bisa menyebabkan tinta mengalir diantara nozzle-nozzlenya. Jika baru selesai diisi tinta, dan tidak terdapat genangan tinta pada printhead, biasakan untuk mendiamkan cartridge hingga 8 jam sebelum mulai menggunakannya.
Test tusuk gigi
Sebelum kita mengisiulang cartridge 3-color, sebaiknya kita menggunakan tiga tusuk gigi dan memasukkannya satu persatu kedalam setiap lubang pengisian untuk mengecek terlebih dahulu warna apa sebenarnya dalam ruang pengisian tersebut. Hal ini kadang disepelekan padahal jika sampai warna tercampur, untuk memperbaikinya kembali akan sangat menyita waktu dan kadang biaya juga.
Hasil print hitam kehijau-hijauan.
Beberapa printer menggunakan satu cartridge warna untuk menghasilkan hasil cetak warna hitam. Contoh jenis printer seperti ini adalah Lexmark 1000, HP 400/600 dan Canon 210/240/260. Ketika tiga warna ini bercampur seharusnya akan menghasilkan warna hitam. Ini yang disebut sebagai warna hitam komposit. Namun yang sering terjadi adalah hitam yang kehijau-hijauan. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan ketepatan warna dasar yang kita pakai sebagai tinta refill kita. Beberapa pabrikan tinta mempunyai formula khusus dimana akan dihasilkan warna hitam pekat apabila menggabungkan ketiga warna C/Y/M. Jika tidak terjadi, coba tambahkan 10% air destilasi kedalam tinta kuning ( yellow ). Langkah ini akan menghasilkan hitam yang lebih pekat, namun efek sampingnya akan menghasilkan warna yang agak lebih gelap ketika mencetak foto.
Label: Printing
Diposting oleh Unknown di 19.2.11 0 komentar






















